Rabu, 03 September 2014

GKJ Kaliceret dan Pepanthannya

GKJ Kaliceret  dan pepanthannya. 
Pepanthan dalam bahasa Jawa berarti sekelompok kecil. Dalam pengertian mudah pepanthan berarti kelompok atau cabang. Pepanthan diberikan sebagai sebutan bagi jemaat kecil yang belum bisa mandiri. Segala kegiatan pembinaan iman dan kebutuhan finansial masih disokong oleh Induk atau pusatnya. 
 
GKJ Kaliceret memiliki 3 Pepanthan, yaitu:
1. Kedungajati

Jemaat Pepanthan Kedungjati


Jemaat Kedungjati saat retreat di Kalipancur Kopeng

2. Ringinpitu
3. Penadaran

 Inilah beberapa warga jemaat Pepanthan Penadaran berfoto bersama di depan gereja setelah ibadah, minggu, 21 November 2021 dilayani oleh Pengkotbah Dina Wijayanti


Pepanthan yang pernah ada:
4. Gunung Tumpeng
5. Gunung Wulan
6. Pos Pelayanan Pepe
7. Pos Pelayanan Kaliwenang

Pepanthan Gunung Tumpeng, Pepanthan Gunung Wulan, dan Pos Pelayanan Pepe berada di Kecamatan Kedungjati. Sedang Pos Pelayanan Kaliwenang terletak 7 km dari Kaliceret berada di Kecamatan Tanggungharjo. 

Mejeng di atas jembatan Kali Tuntang yang membelah menuju Penadaran


Mejeng bersama Alfred dalam perjalanan ke Nyemoh

Kisah Horor Rumah Pastori

 KISAH HOROR PASTORI

Inilah kisah horor rumah pastori:


Rumah pastori dari dulu sampai sekarang ini

Kalau anda berkenan menempati Pastori GKJ Kaliceret dalam semalam saja, anda akan merasakan aura yang berbeda. Maklum Pastori ini dulunya adalah bekas gedung gawat darurat Rumah Sakit Kaliceret. Ruangan yang ada adalah bekas ruang gawat darurat, dibelakangnya ruang operasi, lalu ruang pendaftaran, kamar obat, dan di sebelah belakangnya ada juga kamar mayat.


Salah satu sudut teras depan pastori
Penampakan yang pernah ada:
Penampakan pertama: hantu separo tinggi berpakaian putih berdiri di sebelah jendela selatan. Peristiwa ini pernah dialami mertua saya suatu sore. Waktu itu kami sedang pelayanan. Mertua saya bersama anak pertama saya waktu itu. Pada saat mertua saya menggendong anak saya, beliau melihat sesosok mahluk tinggi besar berpakaian putih berdiri di sisi selatan jendela dari luar. Sosok tersebut tanpa bersuara dan tanpa bergerak dan lama kelamaan menghilang. 



Sudut samping utara teras pastori
 Ruang dalam pastori
Penampakan kedua: suara aneh di siang hari.

   Waktu itu yang menjadi pembantu saya adalah Ibu Sri Hartini. Siang itu dia menemani anak saya Misel tiduran. Dia menghadap ke selatan ke tembok. Hari itu baru jam 10 pagi. Tiba-tiba dari arah belakang, istri saya berkata: "Aduh pinternya, jam segini sudah tidur....."
   Karena penasaran Bu Hartini menoleh ke belakang ke arah datangnya suara. Setelah di toleh ternyata tidak ada orang sama sekali. Ya, karena istri saya jam segitu mengajar di Salatiga.
   Yang kedua juga kesaksian Pembantu saya waktu itu Bu Hartini. Siang itu Misel dirumahnya. Karena dia ragu kompornya belum dimatikan atau sudah, dia memberikan diri untuk masuk ke pastori. Tetapi selang beberapa langkah dia memasuki ruangan tamu, terdengar dari ruang tidur kami ada suara orang yang sedang membersihkan kasur dengan sapu lidi. Maka dengan spontan Bu Hartini keluar pastori dan sejak itu langsung mengundurkan diri sebagai pembantu.
   Walau begitu seremnya kisah pastori, kami sekeluarga belum pernah diganggu, baik saya, istri saya, bahkan anak-anak saya sekalipun. Namun begitu saya cukup merasakan aura mistis di rumah pastori yang saya tempati. Terutama dibeberapa tempat, yaitu bawah tower dekat gudang gereja, plafon atas pastroi, dan bawah pohon beringin tanaman saya di depan rumah. Selamat mencoba. 


 Salah satu sudut kamar pastori

Hantu Kuda Hitam

Rabu, 27 Agustus 2014

Kegiatan Bakti Sosial GKI Surya Utama Jakarta

Dokumentasi Kegiatan Bakti Sosial GKJ Kaliceret bersama GKI Surya Utama Jakarta

Bekerja sama dengan GKI Surya Utama Jakarta, GKJ Kaliceret mengadakan kegiatan bakti sosial untuk masyarakat berupa beberapa kegiatan, yaitu:
1. Pengobatan Gratis
2. Poliklinik Gigi dan mulut
3. Potong Rambut

Kegiatan ini terlaksana berkat arahan dari Pdt.Didik (GKJ Ngadirejo, Temanggung Jateng).
Sudah sejak lama ibeliau menjalin kerja sama dengan GKI Surya utama Jakarta.

Kegiatan dilaksanakan Desember 2012. Tanggapan masyarakat cukup antusias. Pasien tidak hanya  datang dari Kalicereta saja, bahkan sampai ke desa tetangga, seperti Kebon Agung, JoKromo, Kapung, Wattes, Ringinpitu, dll.


Tim GKI Surya Utama ngeceng bareng

Ngeceng bareng di depan pagar rusak



Ngeceng di depan SD Kristen Kaliceret
Bus GKI Surya Utama sedang rehat






FOTO PENTAS SEKOLAH MINGGU TIAP NATAL

DOKUMENTASI KEGIATAN SEKOLAH MINGGU TIAP NATAL

Kegiatan Anak Sekolah Minggu yang mentradisi adalah tampilan puji-pujian pada saat perayaan Natal tanggal 25 Desember. Ketika saya baru menjadi pendeta GKJ Kaliceret dan menyaksikan tampilan anak sekolah minggu, saya begitu kagum. Sebab mereka banyak sekali. Tidak sebanyak gereja asal saya. Namun yang heran kalau melihat dokumentasi mereka masa lalu, saya bertanya, dimana mereka semua sekarang ini. Kenapa ada beberapa yang meninggalkan Tuhan Yesus.

Yang menarik, suasana sekitar Bulan Desember di Kaliceret adalah latihan ngrepi. Ngrepi berasal dari bahasa Jawa yang berarti menyanyi. Mulai November anak-anak Sekolah minggu mulai giat berlatih puji-pujian atau latihan ngrepi. 

Berikut ini beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Komisi Anak/Sekolah Minggu yang berhasil didokumentasikan. Saya akan berusaha menampilkan domumentasi tiap tahun. Mudah-mudahan saya tidak lupa foto diambil tahun berapa.

DOKUMENTASI KEGIATAN SEKOLAH MINGGU
Natal Anak-anak sekolah Minggu: sedang pentas,on the show. Natal 25 Desember tahun 2014.






KUBURAN SANGA LIKUR (29) KALICERET

KUBURAN SANGA LIKUR (29) KALICERET

Sangalikur dalam bahasa Jawa berarti 29. Kuburan ini ada berkaitan dengan sejarah perpindahan kekuasaan dari Jepang ke Belanda di sekitar Kaliceret. Kuburan ini terletak di sebelah Utara dukuh Kaliceret. Tepatnya didepan lokasi Kuburan Kristen Kaliceret (sering disebut oleh masyarakat sekitar dengan Kuburan Salib Kaliceret). 

Dinamakan Kuburan Sanga Likur karena di lokasi itu dimakamkan 29 orang interniran/Sekutu tawanan serdadu Jepang, kemudian mereka ditembak dilokasi. Oleh rakyat setempat ke 29 korban tersebut kemudian dimakamkan di lokasi,  maka kuburan itu dinamakan Kuburan Sanga Likur.

Menurut kesaksian beberapa tokoh tua, seperti Bapak Purwoto Setyo Prayitno,
waktu itu beliau masih kecil. Ia memberanikan diri untuk mengintip dari balik rumahnya bagaimana para serdadu Jepang menggiring tawanan ini dari Lokasi GKJTU sekarang ke utara menuju ke suatu lokasi di hutan di depan Kuburan Salib Kaliceret. Setelah para tawanan sampai di sana, mereka diikat satu persatu. Kemudian para serdadu Jepang menembak mereka semuanya lalu menguburkan semuanya dilokasi itu juga. Begitu kata Bapak Purwoto Setyo Prayitno.

Bp.Purwoto Setyo Prayitno

Cerita lain masih dari Bp. Purwoto Setyo Prayitno, waktu itu sempat ada satu orang tawanan yang belum sungguh-sungguh mati. Tawanan tentara Sekutu ini berhasil kabur dengan luka tembak di tenggorokannya. Ia berhasil melarikan diri ke rumah Mbah Maryadi, Ayah Bp. Purwoto Setyo Prayitno. Ia berusaha kabur menuju ke Ambarawa untuk mencari pertolongan. Setiap akan ditolong oleh Mbah Maryadi, minumnya selalu keluar tewat batang tenggorokannya. Sebab batang tenggorokannya berlubang oleh tembakan tentara Jepang. Akhirnya tentara itupun meninggal.

Demikian sekelumit kisah mengenai  Sanga Likur, berikut ini saya lampiri dengan fotonya.


Saat ini Kuburan Sanga Likur sudah tidak tampak bekasnya. Tanah  tersebut sejak awal merupakan lahan Perhutani. Sekarang ditanami pohon jati dan mahoni. Namun setiap penulis melewati lokasi tersebut, terutama menjelang senja, aura mistisnya terasa begitu kuat. Lokasinya  berada dekat di depan Kuburan Salib Kaliceret.


Rabu, 13 Februari 2013

Rencana Pembangunan GKJ Kaliceret

PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA

      GKJ Kaliceret merupakan bekas Rumah Sakit Kristen Yakkum. Sejak beralih fungsi menjadi gereja, GKJ Kaliceret belum pernah direnovasi secara total. Renovasi hanya untuk perbaikan kecil di sana sini. Baik untuk gedung gereja maupun pastori.
     Dalam Sidang Majelis, dibentuklah Panitia Pembangunan GKJ Kaliceret. Pembangunan direncanakan untuk merehab gedung gereja. Sebab keberadaan gedung gereja kurang memadai. Luasnya kurang ideal untuk tempat ibadah. Ruangan terlalu memanjang dan sempit. 
     Rencananya gedung yang sekarang akan dimundurkan sejajar dengan pastori di sebelah selatannya. Renovasi dilakukan dengan tetap mempertahankan bentuk asli dari bangunan maupun juga material bangunan yang ada. Sebab bangunan sekarang ini terdiri dari kayu jati kwalitas tinggi. Oleh karenanya sangat sayang bila tidak dimanfaatkan kembali.Gedung GKJ Kaliceret dan pastori termasuk cagar budaya yang dilindungi undang-undang.
       Kayu-kayu jati yang ada panjang tampa sambungan. Juga tanpa mata cabang. Terlihat seratnya mulus dan rapi. Kalau di perhutani termasuk kelas A1 unggulan. Harga dipasaran 8-9 juta /M3. Ini temasuk warisan yang dimiliki GKJ Kaliceret dari RS YAKKUM.


GKJ Kaliceret sekarang ini tampak depan

      Untuk pembangunan tahap awal, panitia merenovasi pagar depan gereja. Karena mengalami kerusakan, maka pagar depan direnovasi total menjadi seperti sekarang ini.
Untuk pengumpulan dana, gereja melakukan dengan mengumpulkan persembahan khusus melalui kotak khusus pembangunan yang dilakukan tiap ibadah minggu. 
      Di bawah ini foto pagar lama gereja yang rusak dan perlu diperbaiki.



Tenaga sedang membongkar material untuk pembangunan pagar



Galian pondasi pembuatan pagar baru
Galian pondasi pembuatan pagar baru

      Pembangunan pagar sekarang ini telah selesai menghabiskan dana total Rp.27.000.000 (Dua Puluh Tujuh Juta Rupiah). Semua itu terlaksana karena berkat dari Tuhan.

 Pagar baru gereja tampak dari depan

Pagar gereja hasil renovasi tampak samping

Pagar gereja hasil renovasi tampak depan 

     Sampai sekarang ini penggalangan dana pembangunan gereja terus berjalan. Dana yang terkumpul sampai sekarang ini sejumlah 35.000.000 (tiga puluh lima juta), sedang dana yang dibtuhkan adalah 250.000.000 (Dua seratus lima puluh juta rupiah). Dana yang sudah terkumpul berasal dari warga gereja, donasi dari gereja lain, dan sumbangan pemerintah daerah dan propinsi.

         Berikut ini kami lampirkan konsep gambar gedung gereja yang akan direnovasi:


Peta lokasi ruangan gedung gereja
 Sketsa gedung tampak samping


Gambar rangka gedung 


 Gambar rencana gedung tampak depan

 Sketsa gambar pintu


Sketsa gambar gereja tampak samping

      Kami menanti janji iman saudara untuk mewujudkan pembangunan rumah Tuhan. Berikan persembahan saudara demi kemuliaan nama Tuhan. Ingatlah seperti ketika Raja Soleman memulai pembanguan Bait Suci. Seluruh umat Israel memberikan persembahannya. Bahkan sampai berkelimpahan. Kami meyakini setiap persembahan yang saudara berikan akan menjadi berkat kembali kepada saudara, Amin.

 Camkanlah ini, orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, Dan orang yang menabur banyak ia akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing orang memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan suka cita. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepadamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan dalam berbagai kebajikan.
2 Korintus 9:6-

    Bagi saudara yang akan memberikan persembahannya silakan berikan donasi ke rekening berikut ini. Donasi dapat dimasukkan ke Rekening BRI 0076 Kantor Cabang Purwodadi  dengan nomor rekening 0076-01-001507-53-5, atas nama GKJ Kaliceret. Terima kasih.
      Kami akan teus meng up date perkembangan terbaru pembangunan gereja. Kami juga akan mencantumkan daftar nama para donatur.

Minggu, 18 November 2012

KEGIATAN PERAYAAN GKJ KALICERET

KEGIATAN PERAYAAN GKJ KALICERET
1. NATAL

     Kegiatan Natal dilaksanakan untuk Sekolah Minggu, Komisi Pemuda, dan orang tua baik Induk dan pepantahan GKJ Kaliceret. Kegiatan  hari Besar yang lain seperti Paskah dan Natal. Dua acara ini banyak dinanti oleh anak-anak. 
    Pada acara paskah, biasanya ada kegiatan mencari telur paskah. Telur ini disembunyikan disekitar halaman gereja, kemudian dicari oleh semua anak.
     Lebih meriah lagi susasana perayaan Natal. pada acara ini, semua anak menanti dengan sukacita. Pakaian makanan menjadi suka cita sendiri.Natal menjadi momen sangat meriah. Karena biasanya orang Kaliceret yang merantau pulang kampung untuk sekedar merayakan natal di Kaliceret. Pada jaman Zending dulu, natal tentu saja menjadi moment yang selalu dinanti. Karena biasanya para penginjil selalu membagikan pakaian baru, roti, dan makanan pada waktu hari natal.


2. TAHUN BARU

    Kegitan tahun baru menjadi kegitan yang  sangat berharga. Pada perayaan ini dilakukan dengan berbagai kegiatan. Mulai dari ibadah tutup tahun, sampai anjangsana ke rumah warga sebagai kesempatan untuk saling berkunjung. Disamping itu momen tahun baru adalah momen yang penuh makanan dan pakaian baru.
    Pada saat anak-anak saling berkunjung dari rumah ke rumah, setiap rumah telah menyediakan berbagai menu makanan. Semua gratis boleh dinikmati. Bahkan tuan rumah sering menyediakan angpao untuk anak-anak yang datang. Tidak hanya itu, anak-anak ada yang membawa serta tas plastik/tas kresek untuk menampung makanan kecil yang diberikan tuan rumah.

3. Dokumentasi Kegiatan GKJ Kaliceret